KELUHAN ABAD 20 ORANG TUA atau GURU

Anakku kok MALES sih!

Anakku nuakal minta ampun, gak pengertian! Gak ngerasain jadi ortu!

Anakku main terus gak belajar!

Anakku susah di banguni pagi!

Anakku mandi aja harus di suruh! Makan lama!

Anakku gak bisa diatur!

Anakku gak bantu ortu!

Anakku gak ada usaha menyenangkan ortu!

Anakku gak tahu terimakasih!

Anakku suka bertengkar, nyengak, bentak, berantem, temperamen lah!

ARRGGHHHH… sayyaaaa sudaahhhh sumpekk buanget jika mendengar kata – kata seperti itu! Di usia saya yang sudah seperempat abad.. saya masih cukup sering mendengar keluhan model gitu… sampai saya sering mengambil waktu untuk memperdalam hal ini..

Perlu saya akui… bahwa semua perkataan di atas terjadi di dalam kehidupan saya dan membuat saya menjadi cukup sulit move on jika di dalam rumah.. rasanya kata “SAYANG” dari orang tua itu selalu membuat dilemma dalam hati dan akhirnya saya mulai kebal… dan kata “SAYANG” itu di dalam pikiran saya sudah saya artikan sebagai “BAYAR UTANG SEGERA!, MENEKAN! Dan BENCI!” sampai usia saya yang segini pun hampir gak pernah orang tua memuji, atau mengatakan puas dengan apa yang sudah saya lakukan untuk mereka tanpa kata – kata “….PUAS, TAPI…”

Saya merasa cukup penakut, tidak berani keluar dari zona nyaman, takut gagal, takut orang tua kenapa – kenapa, tidak percaya diri, banyak berpikir tanpa bertindak.. dan pengecut…. sampai saya hampir setiap hari berusaha membuat diri saya sendiri bersemangat dan menikmati hidup, serta bertahan hidup.. meski saya sering jengkel akut,,,marah,,,membentak.. dan tindakan usaha apapun yang diluar kebiasaan yang saya lakukan demi menekan limit mandiri saya.. saya tetap baik dan menganggap mereka orang tua saya dan saya sayang, dan “SAYANG” yang saya berikan hanya meminta imbalan kata-kata yang positif…

Saya kira hal ini hanya terjadi pada saya… ternyata semakin banyak terjadi di lingkungan sekitar saya…dan rasanya saya perlu berbagi sedikit…

TAHUKAH ANDA wahai para orang tua :

Jika anak Anda berpikiran sempit padahal mereka memiliki pemikiran yang luas dan terbuka anugerah dari Tuhan, Anda perlu cek beberapa hal ini :

  • Pernahkah Anda menanamkan jika anak mendapatkan nilai jelek di sekolah, atau sakit, atau gagal, maka akan membuat orang tua menderita????

HAL INI SANGAT NEGATIF dan tersimpan di pikiran anak dan membuat konsep diri mereka jadi negatif, dan tahukah Anda bahwa mereka belum bisa mengendalikan ini?

Jika Anda membuang pikiran negative ini dan membiarkan anak berusaha menggunakan kemampuan dari diri mereka sendiri, perlahan – lahan anak akan menggunakan kemampuan diri mereka secara alami dan perubahan terjadi dengan cara mereka sendiri (bukan cara Anda) dan hal ini akan menjadi batu loncatan untuk kesuksesan anak.

MAU PERUBAHAN yang LEBIH CEPAT : SAYANGI anak Anda karena cinta dapat menyembuhkan luka pada anak.

  • Tahukah Anda bahwa 70% kata – kata seorang ibu adalah omelan. Saya tidak tahu bagaimana Anda? Kalau ibu saya sih iya! Meski kalau saya sampaikan hal ini pada beliau, kayaknya beliau bisa ngomel 3 hari 3 malam… saya juga gak mau bahas ini sebenernya…takut para ibu – ibu ngomel ke saya… tapi dari pada hubungan ibu dan anak semakin banyak yang terluka dan ntar ujung – ujungnya ke saya pas udah parah… wah mending saya ambil reskio deh… saya buka di sini, kalau gak terima silahkan kontak saya kita jadwalkan untuk sesi aja deh… hehehe J…

INI FAKTAnya, mudah – mudahan Anda tidak melakukan ini karena Anda sudah paham betul rasanya gak enak di gini’in dan harus segera ganti strategi :

“ibu – ibu biasanya berkomunikasi dengan anak lewat perintah, cercaan, dan pernyataan tentang hal – hal yang tidak bisa dilakukan oleh anak”

Kata para ahli Shichida Child Education dan saya juga setuju :

“Mari ubah kata – kta menjadi ajakan,sopan, afirmasi atau komentar yang menyentuh hati”

INGAT… anak juga manusia seperti Anda…mereka merespon dan bereaksi sama dengan orang dewasa yang akan merespon negative terhadap perintah, penolakan, dan pernyataan yang menghalangi dirinya

  • Pikiran kita dan Anak bekerja dengan baik saat rileks, memuji Anak, menyampaikan sesuatu yang menghargai Anak akan mengembangkan kecerdasan Anak berkali – kali lipat dan memaksimalkan potensinya dan orang tua senang anakpun senang.

Apa sih maksudnya, ini yaaa Anda lihat dan nilai sendiri :

Penggalan percakapan 1 yang masuk di telinga saya :“Jangan main GAME atau Ekstrakurrikuler terus! PULANG! MANDI! BELAJAR! Jangan alas an capek lalu tidak belajar! Ulangan mu gak pernah 100! Lebih baik kamu berhenti ikut kegiatan kesukaanmu itu dan belajar!!”

Penggalan percakapan 2 yang masuk di telinga saya yang saya nguping dari ortu teman saya yang sekarang udah lebih sukses dan mandiri dari saya : “Nak, gimana sekolahnya? Ada yang mau dijelasin lagi kah sama mama siapa tau ada yang belum paham? Hari ini eksulnya seneng yaaaa?? Ayooo makanlah dulu… istirahat sebentar.. nanti mama temani ngulang pelajarannya sedikitttt aja ya..atau sambil cerita –cerita kerjaan mama ya biar kamu juga tau… sebelum bobo….*sambil di kecup”

Nahhh… gimanaaa…kalau Anda jadi anaknya… mana yang masih akan belajar lagi setelah pulang sekolah dengafamily_rules_inspiration_for_a_happy_family_poster-rf92b9fbf12064449b0525b08d9561f66_wdk_8byvr_512n perasaan senang dan suasana rumah yang penuh damai dan bahkan Anaknya berprestasi?

Hayoooo gimana hayoo….

Masih belum ikhlas milihnya? Masih banyak “tapi” dipikiran Anda…

Kalau iya…

Bayangin deh yang ngomong seperti itu bos Anda atau orang lain… Anda mau kah di begitukan? Ntar saya cobain klo mau… hehehehe #tanpa bermaksud kurang ajar..ampun

Bayangin… orang dewasa aja yang udah banyak makan asam garam kehidupan *katanya… masih bisa marah dan tersinggung dengan ucapan anak kecil.. padahal katanya control orang dewasa lebih bagus… lah masak anak kecil yang di suru ngalah?? Bukankah Anda juga pernah kecil?

Sekarang saja Anda ingat kembali… keseharian Anda apakah Anda suka menerima perintah?

Apakah Anda suka di bentak dan dihakimi tanpa ditanya dan dipercaya?

Apakah Anda bisa terima jika hasil kerja Anda yang mungkin belum sempurna di caci atau di komentari seperti Anda ngomentari anak Anda (misal : penghasilan financial yang terbatas, lelah karena seharian sekolah dan besok bangun pagi, ingin bergaul) ?

Nah! Itu aja sharing dari saya… untuk Anda para orang tua… saya menulis hal ini sambil membaca buku dari Makoto Shichida (2012) Metode Pendidikan Untuk Menarik Keluar Kekuatan Dan Potensi Diri Anak Yang Luar Biasa. Jakarta : Kompas gramedia.

Jika anda ingin konsultasi dengan kami untuk menyelesaikan sakit hati Anda atau anak, atau menggali win – win solution untuk Anda dan anak Anda… segera hubungi kami ya… kalau Anda bisa melakukannya dengan mandiri kami sangat senang sekali…

Namun kadang banyak orang tua yang mengatakan “kami udah gitu kok! Kami udah baik! Kami udah dukung! Tapi anaknya gak ada perubahan…..”

Nahhh… jika masih ada pikiran itu.. mari hubungi kami sekarang.. terkadang kita butuh orang lain untuk melihat bagian belakang kepala kita atau punggung kita… kita lihat sendiri kadang gak jelas… kadang butuh mediator juga antara Anda dan anak Anda…

Kami siap! Tunggu apa lagi… tunggu Anak Anda atau Anda tua? Ya ga apa – apa sih… tapi saya mah gak kuat nyeseknya.. coba saya tau dari dulu orang – orang yang kompeten yang bisa kasih tahu saya hal – hal ini… maklum karena dulu saya di masa “gak keluar dari kotak karena takut dimarahi dan dianggap gak sayang” jadi pas dewasa malah harus berjuang mati – matian…. dan hilanglah di pikiran saya “ini demi kebaikanmu nak…” yak elah… masak sih…. saya pasti bisa jauh lebih baik lagi jika saya mendapatkan perlakuan yang tepat sejak saya kecil…..

Terimakasih untuk para orang tua yang sudah bersedia membiayai, tetap ada untuk saya dan anak –anak…. kami tahu Anda sayang pada kami… dan Anda pun dengan senang hati belajar mengatakan hal yang positif dan afirmasi apapun yang terjadi pada kami… seandainya masih kesulitan, kami yakin belajar bersama kami, untuk kepentingan Andak Anda bukanlah suatu hal yang berat untuk Anda… tidak seberat dan selama anak – anak anda bersekolah di sekolah yang mungkin menurut mereka tak berguna dan membosankan. (diakui lho gak semua pelajaran di sekolah bisa di aplikasikan dan di pakai saat kerja)… Jadi… orang tua aja yang belajar.. orang tua juga belajar bagaimana menjadi orang tua SUPER KEREN!

Terimakasih, dan salam sayang selalu dari kami para anak!

OKUPASI TERAPI

Weww.. saya gak ngeh saat awalnya di jelaskan tentang hal ini terutama katanya terapi ini wajib untuk jasa layanan psikologi jika menangani kasus sakit JIWA alias GENDENG dan gak nyambung sama dunia.. atau gampangannya sih SIBUK SENDIRI dan gak bisa kerja atau gak melakukan aktivitas apapun.. selain bisanya cuman bengong… ketawa… mondar mandir tanpa tujuan.

PIKIR saya awalnya.. lah okupasi kan kerja? Lho.. emang ada yang mau nerima orang yang sakit untuk bekerja? Semua klo sakit mah ijin gak masuk kerja, karena gak konsen…

SAMPAI… akhirnyaa saya dapat kasus menemui klien jenis begini sungguan… JADI PRAKTEK DEH…

Pertama : SAYA PASTIKAN DULU secara literatur atau studi pustaka : APA SIH OKUPASI TERAPI?3cb2fa0e88f7e6b1df3f36b9e8405e88

Terapi adalah suatu penyembuhan atau usaha yang dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk sebuah proses pengobatan suatu hal.

Okupasi (Occupational) adalah pekerjaan, aktivitas, kesibukan, jabatan.

Berdasarkan Peraturan Mentri Kesehatan RI No 23 tahun 2013 tentang “penyelenggaraan pekerjaan dan praktik okupasi terapis’ menyatakan bahwa beberapa hal yang saya rangkum:

  • Terapi okupasi adalah bentuk pelayanan kesehatan pada pasien/klien dengan kelainan fisik dan/atau mental yang mempunyai gangguan pada kinerja okupasional, dengan menggunakan aktivitas bermakna (okupasi) untuk mengoptimalkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari-hari, produktivitas dan pemanfaatan waktu luang
  • Aktivitas kehidupan sehari-hari meliputi : berhias, kebersihan mulut, mandi, BAB/BAK, berpakaian, makan, minum, kepatuhan minum obat, sosialisasi, komunikasi fungsional, mobilitas fungsional, ekspresi, dan seksual.
  • Produktivitas yang meliputi : pengelolaan rumah tangga, merawat orang lain, sekolah/belajar, dan aktivitas vokasional.
  • Pemanfaatan waktu luang yang meliputi : eksplorasi pemanfaatan waktu luang dan bermain/eksplorasi
  • Komponen gangguan kinerja okupasional: gangguan fungsi sensorik, persepsi, motorik, kognitif, interpersonal, dan spiritual.
  • SYARAT menjadi TERAPIS : lulus dari pendidikan okupasi terapis, memiliki Surat Tanda Registrasi Okupasi Terapis (STROT, minimal D3 Okupasi Terapi, sertifikat kompetensi), selama praktek pencatatan data wajib disimpan selama 5 tahun.
  • Area kewenangan tindakan penanganan gangguan untuk kelompok kasus : musculoskeletal, neuromuscular, kardiopulmonal, tumbuh kembang anak, gangguan mental, gangguan jiwa/psikososial, kasus terminal, ketergantungan NAPZA, geriatric.
  • Terapis dapat mendesain, membuat, dan memfungsikan alat bantu fungsional serta memodifikasi lingkungan sesuai kebutuhan pasien.

Ada yang disebut dengan Model of Human Occupation yang berasal dari mempelajari perilaku manusia yang terkait dengan peran alami dari sebuah aktivitas terhadap kesehatan dan penyakit. Kiehofner (1997) mengatakan ada 4 hal yang terasosiasi antara pekerjaan/aktivitas yang sehat dengan perubahan hidup dari ketidakmampuan atau penyakit, yaitu :

  • Motivasi untuk melakukan pekerjaan itu
  • Rutinitas pola dari suatu pekerjaan (kebiasaan/habituation)
  • Kemampuan/skill alami atau bakat dari suatu performa à memanfaatkan karakteristik individu
  • Pengaruh dari lingkungan terhadap kegiatan tersebut. (mempengaruhi input dan output)

Tahapan konsep dalam melakukan occupational therapy Ikiugu,M (2013)

Dapat dilihat ada 3 phase pada konsep diatas, dimulai dari tahap assessment mengetahui terlebih dahulu belief yang ada pada klien (menentukan permasalahan, mengdiagnosa berdasar teori) , lalu mendesain aktivitas (berdasar area yang perlu di sasar) yang dapat mengubah belief, mengevaluasi konsekuensi untuk melihat apakah sudah sesuai dengan tujuan awal (masih bisa disesuaikan dengan belief dan value klien dan lingkungan sekitarnya atau tidak).

Cara memilih sebuah okupasi/kegiatan perlu memperhatikan :

Apakah tindakan/program yang dirancang untuk mengembalikan kemampuan klien, mencegah terjadinya kecacatan, mempertahankan kemampuan yang dimiliki klien, ataupun untuk mengajarkan keterampilan yang baru pada klien.

Terapi okupasi dapat diberikan secara praktis berdasar penelitian sebelumnya dalam beberapa kasus:

  • Pada anak-anak kebutuhan khusus,Stroke,Fatigue syndrome
  • Seseorang yang kurang berfungsi dalam kehidupannya karena kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mengintegrasikan perkembangan psikososialnya.
  • Kelainan tingkah laku yang terlibat dalam kesulitannya berkomunikasi dengan orang lain.
  • Tingkah laku yang tidak wajar dalam mengekspresikan perasaan atau kebutuhan yang primitif.
  • Ketidakmampuan menginterpretasikan rangsangan sehingga reaksi terhadap rangsangan tersebut tidak wajar.
  • Terhentinya seseorang dalam fase pertumbuhan tertentu atau seseorang yang mengalami kemunduran.
  • Seseorang yang lebih mudah mengekspresikan perasaannya melalui aktivitas daripada percakapan.
  • Seseorang yang merasa lebih mudah mempelajari sesuatu dengan cara mempraktekannya daripada membayangkannya.
  • Seseorang yang cacat tubuh yang mengalami gangguan dalam kepribadiannya.

Sumber :
Ikiugu,M.(2013). Instrumentalism in occupational therapy: An Argument for a pragmatic conceptual model of practice. The International Journal of Psychosocial Rehabilitation. Diunduh dari http://www.psychosocial.com/IJPR_8/Instrumentalism1.html

Kielhofner,G.(2013).Model Of Human Occupation.diunduh dari www.ergoterapeutem.no pada tanggal 3 September 2014.

PMK No.23 ttg pekerjaan dan praktek okupasi terapis.pdf. diunduh dari www.hukor.depkes.go.id. Diunduh pada tanggal 3 September 2014.

Terapi okupasi di unduh dari staff.uny.ac.id pada tanggal 3 September 2014.

KEDUA : SAATNYA PRAKTEK!!!
Saya share salah satu yang pernah saya tangani ya… akhir tahun 2014.. Dia sudah beberapa kali masuk dan berobat di sebuah rumah sakit untuk kondisi kejiwaan yang katanya suka mengamuk, merasa terancam, dan punya identitas diri yang diyakini yang tidak sebenarnya alias waham. Wahamnya : punya kerjaan sebagai aparat Negara dan membela bangsa dan bertugas di luar kota. Ia bekerja namun tidak rutin karena orang pun takut padanya. Padahal lumayan pintar lho dari hasil tes IQ. Lalu di rumah gak jelas mandi atau nggak, yang pasti gak minum obat karena gak merasa sakit, kemudian juga merasa dokter itu mengancam dan mengada – ada. Keyakinan tentang agama yang dianut tidak jelas.

Akhirnya.. dengan model terapi okupasi hasilnyaaaa :

  • Mandi rajin, kuku bersih, rapi.
  • Minum obat rutin tanpa di paksa dan disuru demi bisa bekerja.
  • Bisa mengantar orang tua dan menyuapi ibu sakit dan menemani ayah, tanpa mengeluh dan sopan.
  • Hobi catur dikembangkan, katanya siapa tahu bisa ikut club dan kompetisi.
  • Bekerja kembali sebagai tenaga admin atau kurir demi orang tua, dan semakin sabar dan kuat demi orang tua.
  • Bekerja kembali mencari teman – teman yang berbisnis, ntar dia jadi distributor atau mediator penjual by komisi… à buset deh.. saya aja gak nyangka dia bisa begini.. tapi setelah saya kroscek ke ortu, katanya emang iya… wuik..

Syukurlahh.. agak lega setelah lihat hasilnya, meskipun dalam perjalanannya tetepppp bahasa dan cara yang di gunakan merupakan integrasi beberapa teknik.. hehehe..supaya goal “terapi okupasi” tercapai.

Regression Therapy

Pernahkah Anda merasa ada suatu hal di masa lalu yang menyebabkan diri Anda di masa yang sekarang?

Pernahkah Anda membawa kepaitan atau kebahagiaan di masa lalu yang Anda ingat sampai sekarang?

Pernahkah Anda mengingat awal mula perilaku Anda di suatu peristiwa di masa lalu yang membuat Anda terbiasa dan terus berulang – ulang melakukan perilaku atau suatu penilaian dan pemahaman tertentu sampai sekarang?

Nah! Jurus regresi ini berarti mundur dan mencari akar permasalahan atau awal mula perilaku atau perasaan berawal di memori pikiran kita. Ingat pikiran kita merekam segala proses atau situasi selama kita hidup bahkan sejak di kandungan ibu. Jurus ini ada 2 macam tipe menurut yang saya pelajari berkiblat di IBH :

  • Hypermnesia : mengingat dan melihat kembali pengalaman di masa lalu yang berkaitan dengan awal permasalahan, namun hanya sebagai pengamat atau observer dan tetap pada kesadaran dan diri di masa sekarang. — BUTUH : Rileks yang dalam
  • Revivification : mengalami dan masuk sungguh – sungguh sebagai aktor pada situasi yang di maksud, merasakan perasaan dan pikiran pada situasi di masa lalu yang di maksud. — BUTUH : RILEKS YANG SANGAAT AMAT DALAMMM dan FOKUS SANGAT DALAM.

Nahhh….
Selanjutnya.. mengapa kok saya bahas JURUS ini… :
Siapa tahu ada yang merasa udah diet buanget dan konsisten tapi tak kunjung kurus….

Siapa tahu ada yang sudah olahraga heboh tiap hari tapi tak kunjung kurus….

Siapa tahu ada yang udah mati – matian gak pengen makan berlebihan tapi kok tetap makan gak pake rasa kenyang….

Siapa tahu ada yang di masa lalu dibiasaain orang tuanya : di suru makan biar diam dan gak rewel?…jadi sekarang klo nganggur n diem atau stress secara otomatis nyamil.

Siapa tahu ada yang di masa lalu ada yang kepaitan sama orang kurus?

Siapa tahu ada di masa lalu ada keyakinan bahwa orang gemuk itu kayak bos… bos itu gemuk karena bisa beli makan banyak..

TAHAPANNYA kurang lebih :

  • Masuk ke kondisi rileks yang dalam
  • PENTING banget untuk nyiapin tempat aman atau jaring pengaman kalau – kalau ada perasaan atau emosi yang gak nguati…tapi inget.. misi kita adalah mengubah emosi ini menjadi positif dan memberdayakan kita, atau melepaskan emosi ini.
  • Masuk ke waktu atau situasi atau perjalanan waktu di masa lalu yang berkaitan dengan situasi tubuh gemuk. (beberapa hal yang saya alami : pertama kali makan tidak terkendali, pertama kali gemuk ekstrim, pertama kali makan sebagai pelarian, pertama kali tidak peduli kesehatan, dll) à pastikan masuknya spontan, ada kejutan, entah tepukan atau jentikan jari, pilih sendiri ya…
  • Cek! Apa saya sudah bisa nyebutkan saya di mana? Siang malam? Di luar atau di dalam, sama siapa? Dan seterusnya.. pastikan saya bener – bener mengalami ulang kejadian itu. à kalau saya masih mikir : “Hmmm… mm… “ alias ragu – ragu.. saya harus masuk lebih rileks lagi dan bener – bener focus mbayangin.
  • Jangan gunakan kata – kata : “Ingatkah Anda pada….” tapi fokus ke perkataan yang masuk dan benar – benar sedang mengalami.
  • Hati – hati klo situasinya pas sedang stress banget… siap – siap keluar dari scene dan masuk ke jaring pengaman atau tempat aman, dan rileks kembali himpun niat dan semangat untuk masuk kembali ke scene itu dan menyelesaikan atau mencari solusi.
  • Saat itu sih saya masuk ke pengalaman pertama kali saya perilaku tidak memperhatikan penampilan, makan seenaknya sendiri dan olahraga just for fun, saat itu.. usia SMA sekitar 16 tahun, saya merasa tidak cantik alias maskulin dan saya merasa jijik dengan dandan dan lembeng begitu manja, untuk saya bisa makan terserah dan bisa berpenampilan terserah gak ribet itu sebuah kebebasan. Ya udah, saya beresin dulu.. saya negosiasi dengan diri saya… saya cari hal positif dan memberikan arti baru pada pengalaman saya… saat itu saya kasih arti baru bahwa cewe yang cantik, bisa jaga penampilan dan tubuh akan sehat dan nampak lebih elegan karena bisa bertanggung jawab jaga kesehatan tubuh sendiri… Saya kemudian maafin diri saya yang berpikir alay banget saat itu.. dan ada perasaan semangat untuk sehat yang kemudian saya bawa kembali maju ke kurun waktu sekarang di usia saya yang sekarang.
  • Kalau sudah, kembali ke masa sekarang… membawa hal positif yang sudah di ubah di masa lalu tadi.

PERHATIAN – PERHATIAN… JURUS ini SANGAT butuh pendampingan dari Terapis atau yang Ahli di bidangnya.. mengapa?? Karena kalau sudah korek – korek luka di masa lalu, trus gak dapat solusi.. waduh.. lukanya mbuka terus tuh dan bisa tambah parah karena keinget lagi luka itu di masa sekarang..

Saya sering looooooo di gituiiinnn…. udah beberapa kali saya di gituinnnnn sama beberapa orang yang katanya mau bantu saya tapi kok malah cuman buka luka jaitan lama saya… #nyesek buanget

Gak di tutup lagi…. gak di kasih betadin.. cuman di balikin ke masa sekarang trus di nasihati : “tenang… pilihan di tangan Anda.. yang berlalu biarlah berlalu…” waduuhhh… pulang – pulang saya mencret, stress, gak bisa fokus, kepala sakit… keinget luka – luka itu..suakit… mungkin ini ya yang di maksud beberapa orang : “klo bisa pulang itu tenger – tenger..past.menyesali kesalahan dan hanya melihat celah kebodohan” #curcol dikit

Waduh, sejak saat itu saya janji dan pastikan bahwa layanan yang saya berikan kepada orang lain, prinsipnya kalau bertemu saya minimal : “tenger – tenger karena pikiran terus terdorong mencari solusi dan ide kreatif untuk menyelesaikan masalah … tenger – tenger karena sibuk dan semangat memperbaiki diri dan langsung bertindak merealisasikan ide penyelesaian masalah yang udah diketemukan di pikiran…”

Nah… itu sih jurus REGRESION THERAPY yang intinya mencari akar di garis waktu pengalaman di masa lalu, berdamai dan memberikan arti yang baru dan positif untuk di bawa ke masa sekarang. Ingat.. jurus ini awalnya butuh dampingan lho ya… karena biasanya akan di integrasikan dengan jurus – jurus lain. Kami siap untuk mendampingi Anda … langsung kontak kami aja sekarang…

SECONDARY GAIN : Pengen kurus tapi kok ya kadang betah juga endut? HATI – HATI!!

Pernahkah Anda ingin langsing atau tubuh ideal tapi cenderung menunda.. atau bahkan tidak konsisten dalam melakukan pengaturan pola makan, olahraga atau kebahagiaan Anda?

Ayooo juujurrr.. kita jujur sama diri sendiri aja, gak usah ngomong ke saya.. saya gak minta…

Tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda :

“Halooo… diriku… kamu gak langsing – langsing kenapa sih, jangan – jangan… gara – gara kamu merasa nyaman ya dengan tubuh mu itu? Sering di puji dan diperhatikan orang lain ya karena ukuran tubuhmu itu?”

Sedikit sharing dari saya pribadi.. jujurr… saya dulu pas masih besaarrr ukuran besar… saya gak peduli sama orang lain yang bilang saya gemuk dan meminta saya untuk diet… batin saya ngomong “iya iya.. aku diet.. tapi ntar aja deh… nyaman juga kok” semakin saya menjalin pendekatan dan ngobrol dengan diri saya sendiri setiap malam saya mendapatkan beberapa jawaban mengapa saya mempertahankan tubuh besaaar saya… antara lain :

  • Enak di kasih makan enak dan banyak tanpa perlu minta, dari pada susah makan pakai duit sendiri yang terbatas karena masih sekolah dan kerja dengan gaji minim. Apalagi klo sisa makanan saya di suru ngabisin.. asik asik… kenyang hematt…
  • Enak banget setiap kali aku kumpul sama teman – teman, mereka lebih nyapa dan memperhatikan detilku, aku dianggap ada lhoo dengan komentar mereka : “yak ampun mayaa,, kamu kok tambah besar teruss…” atau “eh lucu banget sih pipi mu sekarang tambah gede kayak bakpaoooo…” *sambil mencubit pipi dan membelai kepala saya… à yak ampun jarang banget saya diperhatikan seperti ini dan nyaman juga dengan sentuhan tersebut.
  • Tubuh saya yang besar ternyata eye catching mudah dilihat oleh orang lain karena bongsor, dibandingkan tubuh saya yang ideal, sama dong dengan yang lain – lain.. gak eye catching dan gak punya julukan sayang seperti “ndut”, “babi” , “gembul” dan sebagainya. seperti quotes di bawah ini nieh.. bahagia juga klo ndut. gak tau klo sakit kolesterol dll meski diperthatiin tapi rasanya kayak gak idup… gak enak banget… 2

Nahhhhhhhhhhhhh……….. itu adalah sumber masalaahhhh…. ternyata itu di sebut dengan : SECONDARY GAINà keuntungan lain yang diperoleh dari suatu hal yang terkadang disadari ataupun tidak disadari namun diharapkan oleh individu.

Jadi.. mau sampai jungkir balik pun… sampai beribu – ribu tahun pun.. akan sulit untuk mendapatkan apa yang sudah Anda inginkan atau Anda sampaikan melalui ucapan mulut Anda.

TRUS GIMANA DONG!

Nah di sini jurus – jurus pikiran yang biasa kami latihkan pada rekan kami menjadi sangat berguna. Meskipun setiap individu unik sehingga membutuhkan cara yang berbeda dan special pada tiap orang, namun kami akan berbagi secara umum kebanyakan orang aja ya…

BAGI ANDA YANG MAU LANGSING atau TUBUH IDEAL, namun mengalami SECONDARY GAIN seperti saya diatas, maka ayok berlatih bersama kami :

  1. Kalau tubuh saya langsing atau ideal, keuntungan apa yang bisa saya dapat ?
  2. Apakah keuntungan tersebut dapat memenuhi kebutuhan secondary gain Anda ketika bertubuh gemuk?
  3. Biasanya, semua orang tentu ketika mendapatkan tubuh ideal dengan cara yang tepat bersama kami, maka daya tarik dan kecerdasan juga akan bertambah, bahkan usia sel dapat lebih muda. Tentu saja dengan semua hal ini maka Anda akan mendapatkan : KEPERCAYAAN DIRI, DAYA TARIK YANG TINGGI, WAJAH MENJADI AWET MUDA, TUBUH LEBIH DINAMIS dan SEHAT. Hayoo.. ketika mendapatkan semua ini kira – kira bagaimana hidup Anda?

WOW.. kalau saya sih ada beberapa perubahan : jadi saya pilih quotes

3

  • Karena tubuh saya ideal, lincah, dan menarik à paling engga orang percaya bahwa saya adalah orang yang rajin, mantap dan dapat dipilih untuk menjadi teman ataupun bahkan ada yang menawari saya pekerjaan. Tahukah Anda meskipun terkadang bentuk tubuh tidak menjadi syarat dan prasyarat dalam sebuah lowongan/rekrutmen kerja namun jika Anda memiliki tampilan tubuh ideal dan menarik disertai kecerdasan dan kesehatan yang prima, Anda bisa menjadi memberikan kesan yang luar biasa untuk langsung dipilih oleh para owner perusahaan. KENAPA? Karena enak di lihat dong.. hahaha.. saya bercanda.. paling tidak orang yakin bahwa Anda orang yang bertanggung jawab karena bisa menjaga dan menghargai tubuh dan hidup Anda sendiri. à gak perlu repot – repot caper dengan tubuh gemuk yang sakit – sakitan.
  • Karena tubuh saya sehat dan bisa pilih makan secukupnya, lebih langsing maka saya jarang sakit…
  • Orang memuji saya karena saya punya tubuh ideal.
  • Saya makan enak kadang di traktir, karena ternyata seiring tubuh saya yang ideal dan menarik, saya lebih nyaman untuk teman curhat dan memotivasi orang lain. Karena mereka sudah melihat hasil saya memotivasi diri saya untuk langsing ataupun hal lain dalam kehidupan saya.

Nah! Dari pengalaman saya itu… lihatlahh… banyak sekali secondary gain lain yang bisa saya dapatkan ketika saya memiliki tubuh ideal… bahkan jauh lebih banyak dari ketika tubuh saya gemuk…

Sejak saat itu.. ya udahhh saya lepaskan genggaman pikiran saya untuk tetap gemuk… dan saya dengan sangat santai dan gembira selalu membayangkan tubuh saya yang ideal dan terus melakukan hal – hal yang mendukung tubuh ideal saya…

Say bye – bye to GEMUK, LEMAK, dan apapun itu deh yang gak diinginkan… gak ada gunanya… mending tuh lemak ke neraka aja atau kulepaskan di udara… biar ku sumbangin untuk orang – orang yang butuh lemak di Negara kelaparan di sana… #hehehe ngarep keliling dunia dan berbagi.

Jadi.. gimana nieh.. udah nemu secondary gain nyaa ketika tubuh Anda ideal…?

Saya yakin Anda sudah nemu! Karena Anda begitu luar biasa.. terkadang butuh bantuan orang lain untuk melihat sisi lain diri Anda dan dari berbagai sudut tentang diri Anda yang luar biasa itu. Dan tentu Anda tahu, bahwa kami selalu siap dan ada untuk mendampingi Anda!

Ayok rame – rame mendapatkan tubuh ideal… Salam SS.. SEHATTTT SUKSESSSS untuk Anda yang luar biasa..

Maya 30-9-2015