OKUPASI TERAPI

Weww.. saya gak ngeh saat awalnya di jelaskan tentang hal ini terutama katanya terapi ini wajib untuk jasa layanan psikologi jika menangani kasus sakit JIWA alias GENDENG dan gak nyambung sama dunia.. atau gampangannya sih SIBUK SENDIRI dan gak bisa kerja atau gak melakukan aktivitas apapun.. selain bisanya cuman bengong… ketawa… mondar mandir tanpa tujuan.

PIKIR saya awalnya.. lah okupasi kan kerja? Lho.. emang ada yang mau nerima orang yang sakit untuk bekerja? Semua klo sakit mah ijin gak masuk kerja, karena gak konsen…

SAMPAI… akhirnyaa saya dapat kasus menemui klien jenis begini sungguan… JADI PRAKTEK DEH…

Pertama : SAYA PASTIKAN DULU secara literatur atau studi pustaka : APA SIH OKUPASI TERAPI?3cb2fa0e88f7e6b1df3f36b9e8405e88

Terapi adalah suatu penyembuhan atau usaha yang dapat dilakukan secara berkesinambungan untuk sebuah proses pengobatan suatu hal.

Okupasi (Occupational) adalah pekerjaan, aktivitas, kesibukan, jabatan.

Berdasarkan Peraturan Mentri Kesehatan RI No 23 tahun 2013 tentang “penyelenggaraan pekerjaan dan praktik okupasi terapis’ menyatakan bahwa beberapa hal yang saya rangkum:

  • Terapi okupasi adalah bentuk pelayanan kesehatan pada pasien/klien dengan kelainan fisik dan/atau mental yang mempunyai gangguan pada kinerja okupasional, dengan menggunakan aktivitas bermakna (okupasi) untuk mengoptimalkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari-hari, produktivitas dan pemanfaatan waktu luang
  • Aktivitas kehidupan sehari-hari meliputi : berhias, kebersihan mulut, mandi, BAB/BAK, berpakaian, makan, minum, kepatuhan minum obat, sosialisasi, komunikasi fungsional, mobilitas fungsional, ekspresi, dan seksual.
  • Produktivitas yang meliputi : pengelolaan rumah tangga, merawat orang lain, sekolah/belajar, dan aktivitas vokasional.
  • Pemanfaatan waktu luang yang meliputi : eksplorasi pemanfaatan waktu luang dan bermain/eksplorasi
  • Komponen gangguan kinerja okupasional: gangguan fungsi sensorik, persepsi, motorik, kognitif, interpersonal, dan spiritual.
  • SYARAT menjadi TERAPIS : lulus dari pendidikan okupasi terapis, memiliki Surat Tanda Registrasi Okupasi Terapis (STROT, minimal D3 Okupasi Terapi, sertifikat kompetensi), selama praktek pencatatan data wajib disimpan selama 5 tahun.
  • Area kewenangan tindakan penanganan gangguan untuk kelompok kasus : musculoskeletal, neuromuscular, kardiopulmonal, tumbuh kembang anak, gangguan mental, gangguan jiwa/psikososial, kasus terminal, ketergantungan NAPZA, geriatric.
  • Terapis dapat mendesain, membuat, dan memfungsikan alat bantu fungsional serta memodifikasi lingkungan sesuai kebutuhan pasien.

Ada yang disebut dengan Model of Human Occupation yang berasal dari mempelajari perilaku manusia yang terkait dengan peran alami dari sebuah aktivitas terhadap kesehatan dan penyakit. Kiehofner (1997) mengatakan ada 4 hal yang terasosiasi antara pekerjaan/aktivitas yang sehat dengan perubahan hidup dari ketidakmampuan atau penyakit, yaitu :

  • Motivasi untuk melakukan pekerjaan itu
  • Rutinitas pola dari suatu pekerjaan (kebiasaan/habituation)
  • Kemampuan/skill alami atau bakat dari suatu performa à memanfaatkan karakteristik individu
  • Pengaruh dari lingkungan terhadap kegiatan tersebut. (mempengaruhi input dan output)

Tahapan konsep dalam melakukan occupational therapy Ikiugu,M (2013)

Dapat dilihat ada 3 phase pada konsep diatas, dimulai dari tahap assessment mengetahui terlebih dahulu belief yang ada pada klien (menentukan permasalahan, mengdiagnosa berdasar teori) , lalu mendesain aktivitas (berdasar area yang perlu di sasar) yang dapat mengubah belief, mengevaluasi konsekuensi untuk melihat apakah sudah sesuai dengan tujuan awal (masih bisa disesuaikan dengan belief dan value klien dan lingkungan sekitarnya atau tidak).

Cara memilih sebuah okupasi/kegiatan perlu memperhatikan :

Apakah tindakan/program yang dirancang untuk mengembalikan kemampuan klien, mencegah terjadinya kecacatan, mempertahankan kemampuan yang dimiliki klien, ataupun untuk mengajarkan keterampilan yang baru pada klien.

Terapi okupasi dapat diberikan secara praktis berdasar penelitian sebelumnya dalam beberapa kasus:

  • Pada anak-anak kebutuhan khusus,Stroke,Fatigue syndrome
  • Seseorang yang kurang berfungsi dalam kehidupannya karena kesulitan-kesulitan yang dihadapi dalam mengintegrasikan perkembangan psikososialnya.
  • Kelainan tingkah laku yang terlibat dalam kesulitannya berkomunikasi dengan orang lain.
  • Tingkah laku yang tidak wajar dalam mengekspresikan perasaan atau kebutuhan yang primitif.
  • Ketidakmampuan menginterpretasikan rangsangan sehingga reaksi terhadap rangsangan tersebut tidak wajar.
  • Terhentinya seseorang dalam fase pertumbuhan tertentu atau seseorang yang mengalami kemunduran.
  • Seseorang yang lebih mudah mengekspresikan perasaannya melalui aktivitas daripada percakapan.
  • Seseorang yang merasa lebih mudah mempelajari sesuatu dengan cara mempraktekannya daripada membayangkannya.
  • Seseorang yang cacat tubuh yang mengalami gangguan dalam kepribadiannya.

Sumber :
Ikiugu,M.(2013). Instrumentalism in occupational therapy: An Argument for a pragmatic conceptual model of practice. The International Journal of Psychosocial Rehabilitation. Diunduh dari http://www.psychosocial.com/IJPR_8/Instrumentalism1.html

Kielhofner,G.(2013).Model Of Human Occupation.diunduh dari www.ergoterapeutem.no pada tanggal 3 September 2014.

PMK No.23 ttg pekerjaan dan praktek okupasi terapis.pdf. diunduh dari www.hukor.depkes.go.id. Diunduh pada tanggal 3 September 2014.

Terapi okupasi di unduh dari staff.uny.ac.id pada tanggal 3 September 2014.

KEDUA : SAATNYA PRAKTEK!!!
Saya share salah satu yang pernah saya tangani ya… akhir tahun 2014.. Dia sudah beberapa kali masuk dan berobat di sebuah rumah sakit untuk kondisi kejiwaan yang katanya suka mengamuk, merasa terancam, dan punya identitas diri yang diyakini yang tidak sebenarnya alias waham. Wahamnya : punya kerjaan sebagai aparat Negara dan membela bangsa dan bertugas di luar kota. Ia bekerja namun tidak rutin karena orang pun takut padanya. Padahal lumayan pintar lho dari hasil tes IQ. Lalu di rumah gak jelas mandi atau nggak, yang pasti gak minum obat karena gak merasa sakit, kemudian juga merasa dokter itu mengancam dan mengada – ada. Keyakinan tentang agama yang dianut tidak jelas.

Akhirnya.. dengan model terapi okupasi hasilnyaaaa :

  • Mandi rajin, kuku bersih, rapi.
  • Minum obat rutin tanpa di paksa dan disuru demi bisa bekerja.
  • Bisa mengantar orang tua dan menyuapi ibu sakit dan menemani ayah, tanpa mengeluh dan sopan.
  • Hobi catur dikembangkan, katanya siapa tahu bisa ikut club dan kompetisi.
  • Bekerja kembali sebagai tenaga admin atau kurir demi orang tua, dan semakin sabar dan kuat demi orang tua.
  • Bekerja kembali mencari teman – teman yang berbisnis, ntar dia jadi distributor atau mediator penjual by komisi… à buset deh.. saya aja gak nyangka dia bisa begini.. tapi setelah saya kroscek ke ortu, katanya emang iya… wuik..

Syukurlahh.. agak lega setelah lihat hasilnya, meskipun dalam perjalanannya tetepppp bahasa dan cara yang di gunakan merupakan integrasi beberapa teknik.. hehehe..supaya goal “terapi okupasi” tercapai.

Regression Therapy

Pernahkah Anda merasa ada suatu hal di masa lalu yang menyebabkan diri Anda di masa yang sekarang?

Pernahkah Anda membawa kepaitan atau kebahagiaan di masa lalu yang Anda ingat sampai sekarang?

Pernahkah Anda mengingat awal mula perilaku Anda di suatu peristiwa di masa lalu yang membuat Anda terbiasa dan terus berulang – ulang melakukan perilaku atau suatu penilaian dan pemahaman tertentu sampai sekarang?

Nah! Jurus regresi ini berarti mundur dan mencari akar permasalahan atau awal mula perilaku atau perasaan berawal di memori pikiran kita. Ingat pikiran kita merekam segala proses atau situasi selama kita hidup bahkan sejak di kandungan ibu. Jurus ini ada 2 macam tipe menurut yang saya pelajari berkiblat di IBH :

  • Hypermnesia : mengingat dan melihat kembali pengalaman di masa lalu yang berkaitan dengan awal permasalahan, namun hanya sebagai pengamat atau observer dan tetap pada kesadaran dan diri di masa sekarang. — BUTUH : Rileks yang dalam
  • Revivification : mengalami dan masuk sungguh – sungguh sebagai aktor pada situasi yang di maksud, merasakan perasaan dan pikiran pada situasi di masa lalu yang di maksud. — BUTUH : RILEKS YANG SANGAAT AMAT DALAMMM dan FOKUS SANGAT DALAM.

Nahhh….
Selanjutnya.. mengapa kok saya bahas JURUS ini… :
Siapa tahu ada yang merasa udah diet buanget dan konsisten tapi tak kunjung kurus….

Siapa tahu ada yang sudah olahraga heboh tiap hari tapi tak kunjung kurus….

Siapa tahu ada yang udah mati – matian gak pengen makan berlebihan tapi kok tetap makan gak pake rasa kenyang….

Siapa tahu ada yang di masa lalu dibiasaain orang tuanya : di suru makan biar diam dan gak rewel?…jadi sekarang klo nganggur n diem atau stress secara otomatis nyamil.

Siapa tahu ada yang di masa lalu ada yang kepaitan sama orang kurus?

Siapa tahu ada di masa lalu ada keyakinan bahwa orang gemuk itu kayak bos… bos itu gemuk karena bisa beli makan banyak..

TAHAPANNYA kurang lebih :

  • Masuk ke kondisi rileks yang dalam
  • PENTING banget untuk nyiapin tempat aman atau jaring pengaman kalau – kalau ada perasaan atau emosi yang gak nguati…tapi inget.. misi kita adalah mengubah emosi ini menjadi positif dan memberdayakan kita, atau melepaskan emosi ini.
  • Masuk ke waktu atau situasi atau perjalanan waktu di masa lalu yang berkaitan dengan situasi tubuh gemuk. (beberapa hal yang saya alami : pertama kali makan tidak terkendali, pertama kali gemuk ekstrim, pertama kali makan sebagai pelarian, pertama kali tidak peduli kesehatan, dll) à pastikan masuknya spontan, ada kejutan, entah tepukan atau jentikan jari, pilih sendiri ya…
  • Cek! Apa saya sudah bisa nyebutkan saya di mana? Siang malam? Di luar atau di dalam, sama siapa? Dan seterusnya.. pastikan saya bener – bener mengalami ulang kejadian itu. à kalau saya masih mikir : “Hmmm… mm… “ alias ragu – ragu.. saya harus masuk lebih rileks lagi dan bener – bener focus mbayangin.
  • Jangan gunakan kata – kata : “Ingatkah Anda pada….” tapi fokus ke perkataan yang masuk dan benar – benar sedang mengalami.
  • Hati – hati klo situasinya pas sedang stress banget… siap – siap keluar dari scene dan masuk ke jaring pengaman atau tempat aman, dan rileks kembali himpun niat dan semangat untuk masuk kembali ke scene itu dan menyelesaikan atau mencari solusi.
  • Saat itu sih saya masuk ke pengalaman pertama kali saya perilaku tidak memperhatikan penampilan, makan seenaknya sendiri dan olahraga just for fun, saat itu.. usia SMA sekitar 16 tahun, saya merasa tidak cantik alias maskulin dan saya merasa jijik dengan dandan dan lembeng begitu manja, untuk saya bisa makan terserah dan bisa berpenampilan terserah gak ribet itu sebuah kebebasan. Ya udah, saya beresin dulu.. saya negosiasi dengan diri saya… saya cari hal positif dan memberikan arti baru pada pengalaman saya… saat itu saya kasih arti baru bahwa cewe yang cantik, bisa jaga penampilan dan tubuh akan sehat dan nampak lebih elegan karena bisa bertanggung jawab jaga kesehatan tubuh sendiri… Saya kemudian maafin diri saya yang berpikir alay banget saat itu.. dan ada perasaan semangat untuk sehat yang kemudian saya bawa kembali maju ke kurun waktu sekarang di usia saya yang sekarang.
  • Kalau sudah, kembali ke masa sekarang… membawa hal positif yang sudah di ubah di masa lalu tadi.

PERHATIAN – PERHATIAN… JURUS ini SANGAT butuh pendampingan dari Terapis atau yang Ahli di bidangnya.. mengapa?? Karena kalau sudah korek – korek luka di masa lalu, trus gak dapat solusi.. waduh.. lukanya mbuka terus tuh dan bisa tambah parah karena keinget lagi luka itu di masa sekarang..

Saya sering looooooo di gituiiinnn…. udah beberapa kali saya di gituinnnnn sama beberapa orang yang katanya mau bantu saya tapi kok malah cuman buka luka jaitan lama saya… #nyesek buanget

Gak di tutup lagi…. gak di kasih betadin.. cuman di balikin ke masa sekarang trus di nasihati : “tenang… pilihan di tangan Anda.. yang berlalu biarlah berlalu…” waduuhhh… pulang – pulang saya mencret, stress, gak bisa fokus, kepala sakit… keinget luka – luka itu..suakit… mungkin ini ya yang di maksud beberapa orang : “klo bisa pulang itu tenger – tenger..past.menyesali kesalahan dan hanya melihat celah kebodohan” #curcol dikit

Waduh, sejak saat itu saya janji dan pastikan bahwa layanan yang saya berikan kepada orang lain, prinsipnya kalau bertemu saya minimal : “tenger – tenger karena pikiran terus terdorong mencari solusi dan ide kreatif untuk menyelesaikan masalah … tenger – tenger karena sibuk dan semangat memperbaiki diri dan langsung bertindak merealisasikan ide penyelesaian masalah yang udah diketemukan di pikiran…”

Nah… itu sih jurus REGRESION THERAPY yang intinya mencari akar di garis waktu pengalaman di masa lalu, berdamai dan memberikan arti yang baru dan positif untuk di bawa ke masa sekarang. Ingat.. jurus ini awalnya butuh dampingan lho ya… karena biasanya akan di integrasikan dengan jurus – jurus lain. Kami siap untuk mendampingi Anda … langsung kontak kami aja sekarang…

SECONDARY GAIN : Pengen kurus tapi kok ya kadang betah juga endut? HATI – HATI!!

Pernahkah Anda ingin langsing atau tubuh ideal tapi cenderung menunda.. atau bahkan tidak konsisten dalam melakukan pengaturan pola makan, olahraga atau kebahagiaan Anda?

Ayooo juujurrr.. kita jujur sama diri sendiri aja, gak usah ngomong ke saya.. saya gak minta…

Tanyakan pertanyaan ini pada diri Anda :

“Halooo… diriku… kamu gak langsing – langsing kenapa sih, jangan – jangan… gara – gara kamu merasa nyaman ya dengan tubuh mu itu? Sering di puji dan diperhatikan orang lain ya karena ukuran tubuhmu itu?”

Sedikit sharing dari saya pribadi.. jujurr… saya dulu pas masih besaarrr ukuran besar… saya gak peduli sama orang lain yang bilang saya gemuk dan meminta saya untuk diet… batin saya ngomong “iya iya.. aku diet.. tapi ntar aja deh… nyaman juga kok” semakin saya menjalin pendekatan dan ngobrol dengan diri saya sendiri setiap malam saya mendapatkan beberapa jawaban mengapa saya mempertahankan tubuh besaaar saya… antara lain :

  • Enak di kasih makan enak dan banyak tanpa perlu minta, dari pada susah makan pakai duit sendiri yang terbatas karena masih sekolah dan kerja dengan gaji minim. Apalagi klo sisa makanan saya di suru ngabisin.. asik asik… kenyang hematt…
  • Enak banget setiap kali aku kumpul sama teman – teman, mereka lebih nyapa dan memperhatikan detilku, aku dianggap ada lhoo dengan komentar mereka : “yak ampun mayaa,, kamu kok tambah besar teruss…” atau “eh lucu banget sih pipi mu sekarang tambah gede kayak bakpaoooo…” *sambil mencubit pipi dan membelai kepala saya… à yak ampun jarang banget saya diperhatikan seperti ini dan nyaman juga dengan sentuhan tersebut.
  • Tubuh saya yang besar ternyata eye catching mudah dilihat oleh orang lain karena bongsor, dibandingkan tubuh saya yang ideal, sama dong dengan yang lain – lain.. gak eye catching dan gak punya julukan sayang seperti “ndut”, “babi” , “gembul” dan sebagainya. seperti quotes di bawah ini nieh.. bahagia juga klo ndut. gak tau klo sakit kolesterol dll meski diperthatiin tapi rasanya kayak gak idup… gak enak banget… 2

Nahhhhhhhhhhhhh……….. itu adalah sumber masalaahhhh…. ternyata itu di sebut dengan : SECONDARY GAINà keuntungan lain yang diperoleh dari suatu hal yang terkadang disadari ataupun tidak disadari namun diharapkan oleh individu.

Jadi.. mau sampai jungkir balik pun… sampai beribu – ribu tahun pun.. akan sulit untuk mendapatkan apa yang sudah Anda inginkan atau Anda sampaikan melalui ucapan mulut Anda.

TRUS GIMANA DONG!

Nah di sini jurus – jurus pikiran yang biasa kami latihkan pada rekan kami menjadi sangat berguna. Meskipun setiap individu unik sehingga membutuhkan cara yang berbeda dan special pada tiap orang, namun kami akan berbagi secara umum kebanyakan orang aja ya…

BAGI ANDA YANG MAU LANGSING atau TUBUH IDEAL, namun mengalami SECONDARY GAIN seperti saya diatas, maka ayok berlatih bersama kami :

  1. Kalau tubuh saya langsing atau ideal, keuntungan apa yang bisa saya dapat ?
  2. Apakah keuntungan tersebut dapat memenuhi kebutuhan secondary gain Anda ketika bertubuh gemuk?
  3. Biasanya, semua orang tentu ketika mendapatkan tubuh ideal dengan cara yang tepat bersama kami, maka daya tarik dan kecerdasan juga akan bertambah, bahkan usia sel dapat lebih muda. Tentu saja dengan semua hal ini maka Anda akan mendapatkan : KEPERCAYAAN DIRI, DAYA TARIK YANG TINGGI, WAJAH MENJADI AWET MUDA, TUBUH LEBIH DINAMIS dan SEHAT. Hayoo.. ketika mendapatkan semua ini kira – kira bagaimana hidup Anda?

WOW.. kalau saya sih ada beberapa perubahan : jadi saya pilih quotes

3

  • Karena tubuh saya ideal, lincah, dan menarik à paling engga orang percaya bahwa saya adalah orang yang rajin, mantap dan dapat dipilih untuk menjadi teman ataupun bahkan ada yang menawari saya pekerjaan. Tahukah Anda meskipun terkadang bentuk tubuh tidak menjadi syarat dan prasyarat dalam sebuah lowongan/rekrutmen kerja namun jika Anda memiliki tampilan tubuh ideal dan menarik disertai kecerdasan dan kesehatan yang prima, Anda bisa menjadi memberikan kesan yang luar biasa untuk langsung dipilih oleh para owner perusahaan. KENAPA? Karena enak di lihat dong.. hahaha.. saya bercanda.. paling tidak orang yakin bahwa Anda orang yang bertanggung jawab karena bisa menjaga dan menghargai tubuh dan hidup Anda sendiri. à gak perlu repot – repot caper dengan tubuh gemuk yang sakit – sakitan.
  • Karena tubuh saya sehat dan bisa pilih makan secukupnya, lebih langsing maka saya jarang sakit…
  • Orang memuji saya karena saya punya tubuh ideal.
  • Saya makan enak kadang di traktir, karena ternyata seiring tubuh saya yang ideal dan menarik, saya lebih nyaman untuk teman curhat dan memotivasi orang lain. Karena mereka sudah melihat hasil saya memotivasi diri saya untuk langsing ataupun hal lain dalam kehidupan saya.

Nah! Dari pengalaman saya itu… lihatlahh… banyak sekali secondary gain lain yang bisa saya dapatkan ketika saya memiliki tubuh ideal… bahkan jauh lebih banyak dari ketika tubuh saya gemuk…

Sejak saat itu.. ya udahhh saya lepaskan genggaman pikiran saya untuk tetap gemuk… dan saya dengan sangat santai dan gembira selalu membayangkan tubuh saya yang ideal dan terus melakukan hal – hal yang mendukung tubuh ideal saya…

Say bye – bye to GEMUK, LEMAK, dan apapun itu deh yang gak diinginkan… gak ada gunanya… mending tuh lemak ke neraka aja atau kulepaskan di udara… biar ku sumbangin untuk orang – orang yang butuh lemak di Negara kelaparan di sana… #hehehe ngarep keliling dunia dan berbagi.

Jadi.. gimana nieh.. udah nemu secondary gain nyaa ketika tubuh Anda ideal…?

Saya yakin Anda sudah nemu! Karena Anda begitu luar biasa.. terkadang butuh bantuan orang lain untuk melihat sisi lain diri Anda dan dari berbagai sudut tentang diri Anda yang luar biasa itu. Dan tentu Anda tahu, bahwa kami selalu siap dan ada untuk mendampingi Anda!

Ayok rame – rame mendapatkan tubuh ideal… Salam SS.. SEHATTTT SUKSESSSS untuk Anda yang luar biasa..

Maya 30-9-2015

Saya PAHAM dan SERING DENGAR banyak orang takut dengan HIPNOSIS.

Tahukah Anda bahwa Anda bisa sadar sepenuhnya jika Anda MAU??
Banyak aliran hypnosis, namun hypnosis yang saya pelajari dan para guru saya pelajari adalah hypnosis dari aliran Barat yang sangat ilmiah TANPA menggunakan ilmu – ilmu magis atau energy negatif apapun…. HIPNimagesOSIS yang saya pelajari berkiblat pada ilmu alam bawah sadar dari pikiran manusia yang telah dirintis oleh para pakar psikologi ilmiah FREUD yang terus berkembang dan menjadi suatu SUMBER DAYA yang luar biasa DI PENGALAMAN BAWAH SADAR MANUSIA disertai TEKNIK MENGAKSES sumber daya yang luar biasa ini untuk keperluan penyembuhan, pemberdayaan dan memaksimalkan potensi seseorang sesuai keinginan atau tujuan yang ingin dicapai.
Saya paham, karena mungkin Anda pernah melihat di Televisi Kesayangan Anda tentang beberapa tayangan hypnosis untuk pertunjukan yang di kombinasi dengan sedikit terapi.. awalnya mungkin Anda berpikir bahwa hal itu lucu, menyenangkan bisa bertanya apapun dan di jawab dengan jujur dan tiba – tiba Anda sampai di sebuah kesimpulan bahwa… jangan sampai saya di hypnosis atau dekat – dekat orang yang bisa menghipnosis… berikut beberapa pikiran yang spontan muncul ketika Anda belum tahu apa itu hypnosis yang Anda lihat di TV :
• Takut dikuasai orang lain
Andalah yang menguasai diri Anda. Orang lain harus meminta ijin dahulu pada diri Anda jika memang Anda memperkenankan diri Anda untuk di kuasai, di ambil alih atau di perintah. Tentunya jika Anda datang ke hipnoterapist akan berbeda hal nya jika Anda datang ke sebuah pertunjukan TV. Hal ini sama hal nya jika Anda datang ke dokter apakah sama dengan Anda hanya datang ke seminar alat kesehatan di TV dan demonya? Tentu saja berbeda kan? Apakah Anda tidak takut di kuasai dokter? Yup! Demikian juga dengan kami para hipnoterapist dan psikolog resmi dan berkompetensi, tugas kami adalah memandu Anda mencapai tujuan dan pemulihan yang Anda inginkan, bukan untuk hal lain yang tidak perlu.
• Takut rahasia terbongkar
Tahukah Anda, Anda seorang psikolog, hypnotherapist seperti saya atau rekan –rekan saya yang lain memiliki kode etik dalam memberikan jasa layanan psikologi atau bantuan apapun terhadap orang lain? Kami mempunyai kode etik untuk menjaga setiap kerahasiaan dari informasi yang Anda berikan selama terapi atau sesi bersama kami. Jika kami membocorkan rahasia Anda atau apapun yang tidak kita sepakati bersama, maka reputasi, nama baik dan bahkan ijin praktek kami dapat dibatalkan dan bahkan Anda memiliki hak untuk menuntut kami secara hukum lho….
Jadi jangan khawatir, sampaikan informasi rahasia terdalam Anda yang sesuai yang sekiranya menurut Anda perlu Anda bereskan dalam diri Anda. Jika Anda tidak terbuka, cukup sulit bagi orang yang mau membantu Anda, karena hanya Anda yang mengenal diri Anda sendiri.. kami bukan cenayang atau dukun yang bisa mengetahui semua pengalaman hidup Anda dan perasaan – perasaan yang Anda miliki.
• Takut melakukan hal konyol dan lucu
Kalau di TV, tahukah Anda jika beberapa orang ingin masuk TV supaya eksis, narsis, atau terkenal? Beberapa orang mungkin tidak peduli ketika harus melakukan adegan konyol atau bercerita banyak hal di TV selama proses hypnosis, karena mungkin mereka beranggapan “yang penting eksis dan masuk TV dan mungkin dapat tips juga, toh banyak artis melakukan banyak hal bego atau konyol di TV dalam rangka acting” atau “kapan lagi punya kenalan artis” banyak faktor mengapa hal yang Anda lihat dalam pertunjukkan hypnosis panggung yang konyol itu bisa terjadi. Orang akan mengijinkan sesuatu terjadi selama menurut dirinya hal itu masih di dalam batas wajar dan tidak membahayakan.
Tentunya, sekali lagi dalam proses sesi bersama hipnoterapis, semua kegiatan akan ditujukan untuk pemulihan atau apapun sesuai tujuan positif Anda. Kami selalu serius memberikan pelayanan yang terbaik untuk Anda.
• Takut tidak bisa keluar dari keadaan hypnosis
Semua orang dapat keluar dari keadaan hypnosis dengan sendirinya, atau diri bisa memerintahkan diri untuk bangun ataupun dengan bantuan hipnoterapis. Mengapa? Karena kembali lagi pada prinsip Anda adalah penguasa atas diri Anda, Anda hanya akan mengijinkan sugesti atau perkataan positif atau saran yang baik yang mendukung tujuan hidup Anda dan pemulihan Anda. Tentu saja segera mengambil keputusan sekarang untuk berkonsultasi dengan para hipnoterapis yang terpecaya akan menjadi pilihan yang ditunggu –tunggu dan ingin segera dilakukan.
Ok! Jadi… kesimpulannya… Seorang HIPNOTERAPIS adalah seorang professional untuk memberikan jasa layanan penyembuhan atau pemulihan dan membawa kehidupan Anda lebih baik, kami bukan KOMEDIAN. Jika Anda mencari sensasi atau ingin eksis, maka carilah rekan – rekan yang memang khusus di bidang itu. Kami Hipnoterapis BUKAN kriminal intensi dan niat kami adalah BRING YOUR LIFE BETTER. Kalau Anda bertemu dengan jenis – jenis atau hal – hal lain seperti ilmu – ilmu yang lain yang menurut Anda ada unsur magis yang merugikan Anda, maka hal itu bukan jenis HIPNOSIS yang dipelajari secara ilmiah dan tidak berlisensi professional tentunya…
Jadi, pastikan sekarang Anda menghubungi dan kembangkan diri Anda menjadi jauh lebih luar biasa lagi dengan hypnosis dan gabungan integrasi ilmu pikiran lainnya untuk memaksimalkan pikiran Anda mencapai apa yang Anda mau. Tentu Anda penasaran, seperti apa rasanya mengalami perubahan menjadi jauh lebih positif dalam sesi hipnoterapi bersama kami… Anda akan tahu beda sesi terapi hipnoterapi di TV atau di jalan dengan sesi hipnoterapi resmi bersama kami, buktikan dengan mata kepala Anda sendiri sekarang… dari pada hanya berasumsi dan tidak membuktikannya… Kami selalu siap membantu Anda! Salam sukses untuk Anda
Maya Hugeng-24 Sept 2015

INTRO NLP : Wondering about general link between NLP and Psychology

 

Just My Opinion – Welcome for discuss and critics – by Mayasari Hugeng March 2014

Pertamakali mendengar kata NLP, yang terlintas dalam benak saya pribadi adalah mungkin ilmu yang mempelajari tentang hubungan kesatuan antara biologis dan pikiran bahkan psikis atau perasaan. Ada lagi sih pikiran skeptis saya tentang NLP sebagai orang yang hidup di lingkungan akademisi psikologi, yaaahh.. sempat terlintas bahwa NLP adalah ilmu kecebret kosong alias marketing untuk membuat orang lain tertarik. Setelah medapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai NLP yang setidaknya terdiri dari Neuro Linguistic Programming, ternyata saya mendapatkan sebuah kesimpulan baru, bahwa NLP menggunakan bahasa yang dapat diterima oleh saraf-saraf dalam tubuh kita dalam mengelola informasi yang berujung pada tindakan apa yang akan kita tampilkan dilingkungan. Bahasa tidak sekedar hanya diucapkan, namun memiliki banyak cara penyampaian bahasa untuk menyesuaikan dengan program atau jalan pikiran masing-masing orang. Pikiran yang dimaksud dapat dimulai dari pikiran bawah sadar seseorang sampai menaikkannya sebagai sebuah pikiran otomatis yang langsung muncul pada perilaku. Dalam memahami pikiran orang lain, dibutuhkan sensory acuity, melatih seluruh indra dalam diri untuk menganalisa apa yang sedang terjadi, supaya tidak ada ada informasi yang terlewatkan.

Dengan secuplik pengertian diatas, berarti NLP dapat digunakan untuk banyak hal antara lain marketing-selling, konseling, terapi fobia, stress, depresi, membangun relasi, public speaking, dalam hal akademik, mind-set management. Wow! Banyak juga ya manfaatnya.. nampaknya jika dilihat-lihat ada yang sejalan dengan pekerjaan psikolog atau praktisi psikologi nih.. Saya mencoba melihat kembali dimana kesamaannya. Ternyata NLP sendiri berasal mula dari modelling oleh ahli linguistic (ahli bahasa) yang bernama John Grinder dan Richard Bandler seorang ahli matematika computer, mereka memodel para ahli : gestalt therapy, family therapy, filsuf-antropolog, yang pada akhirnya mendapatkan pola-pola bahasa yang logis dan efektif dalam pemberian terapi. Akhirnya hal ini terus berkembang dan salah satu yang rajin mempraktekannya adalah Anthony Robins, yang terkenal sebagai praktisi NLP yang aplikatif pada permasalahan sehari-hari, dan membuat ilmu NLP semakin dikenal banyak orang. Jadi.. jika dilihat-lihat maka awalnya berasal dari jenis-jenis terapi yang nampaknya juga diajarkan secara resmi di pendidikan formal psikologi.

Psikologi adalah sebuah ilmu yang mempelajari perilaku manusia. Bagi orang yang mempelajari dan kuliah di bidang psikologi, maka observasi dan interview menjadi salah satu hal yang harus terus diasah. Seorang psikolog harus bisa menjadikan diri sebagai alat asesmen untuk scanning permasalahan, lingkungan hidup dan perilaku orang lain, tentu saja hal ini juga akan dapat dibuktikan kebenaran reabilitasnya dengan menggunakan alat tes psikologi lain yang sudah valid dan reliable yang disesuaikan dengan kebutuhan klien. Yup betul sekali, bisa jadi perbedaan mendasarnya ada di sini! Pada alat tes yang reliabel dan valid. Ada satu lagi perbedaan yang saya temukan, kami di psikologi terbiasa mempelajari standar-standar teori bagaimana kepribadian orang terbentuk, mulai dari tahap perkembangan moral, seksual, kognitif, perilaku dan masih banyak hal kompleks lainnya. Kami juga lebih mendalami bagaimana mendiagnosa gangguan kejiwaan dengan standard baku yang harus terpenuhi, yang mungkin di NLP ataupun saudara NLP yaitu hypnotherapy kurang dibahas lebih kompleks dan mendalam karena langsung menuju ke outcome.

Saya yang pernah belajar ilmu psikologi, menjadi sedikit bertanya-tanya, jika demikian, mengapa NLP di Indonesia masih di anggap sebagai pseudoscience atau sebuah ilmu yang belum dapat dibuktikan kebenarannya? Apakah mungkin karena banyak praktisi yang murni belajar secara otodidak khusus NLP dan semacamnya dan tidak belatar belakang psikologi hanya sekedar mengandalkan praktek dan jam terbang untuk membuat modul, menerbitkan buku ataupun membuat pengajaran? Setelah mencari informasi, ternyata jawabannya ya bisa jadi! Jika kita memandangnya dari sudut pandang ilmu pengetahuan yang empiris dan baku. Sekedar informasi, apabila seorang ahli meneliti sesuatu dan ingin mendapatkan pengakuan ilmiah resmi, maka ia disarankan untuk menulis artikel dalam jurnal ilmiah yang diakui secara internasional. Mengapa? Karena dalam untuk dapat tampil dalam jurnal ilmiah level internasional akan dilakukan seleksi terlebih dahulu oleh kemungkinan lebih dari lima blind reviewer yang terdiri dari para ahli sesuai tulisannya. Tugas blind reviewer adalah meneliti dan mengkritisi tulisan yang telah ditulis sebelum di muat di jurnal ilmiah. Sedangkan jika membuat sebuah buku, belum tentu direview oleh banyak reviewer yang ahli dibidangnya.

Yah… tak di pungkiri di jaman sekarang ini, gaya hidup masyarakat tergolong instan atau cepat. Tidak peduli apapun masalahnya, jika butuh bantuan biasanya kecenderungan untuk ingin segera terpenuhi. Jadi kesimpulan saya dari perkenalan pertama dengan NLP, don’t focus to much about empirical science, just focus to outcome. Selama hasilnya bisa membantu dan terbukti, berarti bisa digunakan untuk melengkapi kemampuan kita untuk menolong diri sendiri dan orang lain untuk maju dan berkembang. Banyak jalan menuju Roma bro… Merdeka!